MENU

Where the world comes to study the Bible

A. Kedudukan Alkitab dalam Kehidupan Orang Kristen

Tujuan dari bagian ini adalah memperlihatkan kedudukant Alkitab dalam kehidupan umat Tuhan yang terdapat di PB dan PL (perkataan wahyu yang diberikan bagi kita dalam Alkitab). Kita akan melihat wahyu Tuhan sebenarnya dimaksudkan untuk membentuk semua aspek diri mereka.

1B. Teladan Umat Tuhan dalam PL

    1C. Pembentukan Mereka dari Firman Tuhan

      1D. Kejadian 12:1-3

      Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

      2 “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

      3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

      2D. Kesimpulan

Dua belas pasal pertama dari Kejadian menulis tentang penciptaan dan kejatuhan manusia (1-3), kejahatannya dan penghakiman melalui air bah (6-9) dan pemberontakan besar-besaran dalam peristiwa menara Babel (10-11:9). Sangat jelas bahwa cerita yang menggambarkan pemanggilan Abraham diletakan setelah tercerai-berainya bangsa-bangsa dalam 11:1-10. Letak tulisan yang seperti itu menekankan anugrah Tuhan yang luar biasa, walaupun kita tidak mencari dia, dia yang mencari kita. Dia menolong ditengah penghakiman dan menghancurkan manusia yang memuja berhala (cf. Yosua 24:3, 15). Dia memanggil Abraham dan memberikannya janji yang besar dan berharga—janji yang berkaitan dengan seluruh dunia, pembentukan bangsa Israel dimana dari mereka Mesias akan datang (Gen 49:10), dan semua sejarah manusia.1 Dengan ini, seperti dalam Kejadian 1-2, Tuhan membawa kenyataan baru dan tidak hanya membentuk kehidupan Abraham, tapi juga arah sejarah umat manusia.

Tujuan saya adalah berkenan berbicara pengampunan dalam kegelapan kita, kalau tidak kita akan hilang selamanya. Seperti kita membutuhkan FirmanNya sebelum kejatuhan (Gen 1:28-30; 2:15-16, 3:8), kita juga sangat membutuhkan FirmanNya setelah kejatuhan. Wahyu yang diberikan kepada Abraham ditulis untuk keuntungan dan petunjuk bagi kita (Rom 15:4; 2 Tim 3:16-17). Itu menjadi pusat harapan para orang suci dalam PL dan dipakai sebagai Firman Tuhan untuk memelihara jiwa ratusan generasi berikutnya dari bangsa Israel (Deut 1:8; 34:4; 1 Chron 16:16; .Mazmur 105:9; Matt 1:1, 17; 3:9). Itu merupakan dasar bagi harapan datangnya Juruselamat bagi bangsa Israel (e.g. Lukas 1:46-56) dan misi gereja Yahudi yang pertama kepada orang non-Yahudi (Kisah 1:8; 3:25). Itu dibuat untuk membentuk iman dan kehidupan kita.

    2C. Identitas dan Misi Mereka Diperoleh dari Firman Tuhan

      1D. Keluaran 19: 5-6

19:5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.

19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.”

      2D. Imamat 26:11-12

11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. 12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.

      3D. Yesaya 49:6 (Yesaya 11:10)

Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”2

      3D. Kesimpulan

Firman Tuhan tidak hanya melahirkan bangsa Israel – yaitu bangsa yang ada karena janji anugrah Allah – tapi juga membentuk identitas dan misi bangsa. Tuhan tidak hanya memanggil mereka dengan FirmanNya tapi juga membentuk mereka. Seperti yang dikatakan dalam Keluaran 19:5 mereka menghormati identitas baru mereka sebagai Milik kesayangan Tuhan. Ini menjadi keistimewaan dan sukacita mereka, karena seluruh dunia adalah milik Tuhan. Imamat 26:11-12 juga berbicara mengenai keistimewaan mereka; mereka adalah bangsa dimana Tuhan berdiam dengan cara yang istimewa: Dia berjalan diantara mereka dan mereka menyebut diri mereka uamtNya.3 Mereka bukan lagi budak Ibrani dibawah perbudakan orang Mesir, tapi sekarang mereka bebas dan bisa berjalan dibawah Yahweh sebagai pembebas mereka (Lev 26:13). Dengan demikian kesadaran dan identitas bangsa mereka- yaitu siapa mereka dan apa yang mereka pikir tentang diri mereka – dibentuk oleh Firman Tuhan sampai akhirnya.

Disampaing keistimewaan yang diberikan Tuhan dalam rencanaNya menyelamatkan dunia, mereka juga memiliki tanggung jawab. Orang Israel yang mengenal Tuhan akan menjadi imamat rajani dan umat pilihan Allah. Istilah pertama menunjuk pada pelayanan mereka dalam dunia yang tidak peduli akan Tuhan dan jalanNya, dan yang kedua menunjuk pada karakter yang baik dan murni yang mereka tiru dari Tuhan. Mereka bertindak seperti Dia bertindak, mentaati perintahNya yang dikatakan kepada Musa dan para nabi (Lev 26; Deut 28-30).4 Mereka dipilih dengan alasan, dan melalui Firman Tuhan mereka menjadi mengerti identitas dan misi mereka yang baru yang menjadi alasan mereka dipanggil.

    3C. Berkat Materi dan Rohani Mereka Berasal dari Firman Tuhan

    Asal mula bangsa ini bisa ditemukan dalam Firman Tuhan. Mereka mengerti indentitas dan misi mereka dari Firman Tuhan. Mereka juga mengerti hubungan mereka dengan Tuhan melalui FirmanNya yang menjadi berkat bagi yang taat dan kutuk bagi yang tidak taat.

      1D. Ulangan 32:44-47

44 Lalu datanglah Musa bersama-sama dengan Yosua bin Nun dan menyampaikan ke telinga bangsa itu segala perkataan nyanyian tadi.

45 Setelah Musa selesai menyampaikan segala perkataan itu kepada seluruh orang Israel,

46 berkatalah ia kepada mereka: Perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada hari ini, supaya kamu memerintahkannya kepada anak-anakmu untuk melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini.

47Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

      2D. Yosua 1:8

8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

      3D. Yesaya 66:2b

Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada firman-Ku.

      4D. Kesimpulan

Bangsa Israel diberikan tugas untuk taat pada Yahweh, memujiNya dengan benar, menjadi teladan bagi bangsa-bangsa, dan menduduki tanah perjanjian, tapi dia hanya bisa memenuhi panggilannya kalau generasinya yang sekarang dan yang akan datang mengenal dan taat pada Firman Tuhan yang diberikan melalui Musa (cf. Exod 4:12-16). Firman Tuhan yang ditaati dan dimengerti dengan iman membawa bangsa Israel memduduki tanah perjanjian. Ketika mereka tidak taat seperti dalam hari sabat dan larangan menyembah berhala mereka dibuang ke Asiria dan Babilon. Singkatnya, kita harus memperhatikan hal ini baik-baik seperti kata Musa bahwa janji Tuhan akan menjadi berkat bagi yang taat dan kutuk bagi yang tidak taat tidak hanya kata yang kosong untuk bangsa Israel; Itulah hidup mereka. Yesaya berkata bahwa Tuhan memperhatikan orang yang rendah hati dan gentar pada FirmanNya! Kita bertanggung jawab untuk taat pada FirmanNya, dengan membaca dan merenungkannya, dan Tuhan bertanggung jawab untuk memberkati. Kehidupan sehari-hari bangsa Israel diatur oleh ketaatannya pada Firman Tuhan. Demikian juga dengan kita.

    4C. Mereka Mengerti Tujuannya dari Firman Tuhan

      1D. Kejadian 12:3

12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

      2D. Yesaya 2; 11; Micah 4; Matt 8:11
      3D. Kesimpulan

Kejadian 12 menunjukan tujuan bangsa Israel yang mencakup berkat bagi seluruh dunia. Bagian Alkitab diYesaya, Micah, and Matius menunjukan bahwa bangsa Israel menantikan curahan berkat yang belum pernah terjadi dalam sejarah dunia (melalui Juruselamat mereka). Maksdunya adalah kalau mereka tidak pernah meluangkan waktu mengerti Firman yang dinyatakan Tuhan maka mereka tidak akan bisa mengerti semua yang Dia kehendaki untuk mereka.

2B. Teladan dari Tuhan Yesus

    Yesus Kristus merupakan contoh terbaik dalam Alkitab yang menjalani hidupnya sesuai dan mengajar Firman Tuhan. Karena Dia tidak memiliki Alkitab, Dia mengenali suara Tuhan dalam kata-kata Musa dan dalam para nabi dan Dia dengan benar memperhatikan apa yang dituliskan. Dia juga mengajar yang lain. Mari kita lihat.

    1C. Dalam KehidupanNya

      1D. Matius dan “Formula Pemenuhan”

Kelahiran dari anak dara (1:22; Yesaya 7:14), Yesus keluar dari Mesir (2:15; Hosea 11:1), Herodes mencoba membunuh Yesus (2:17; Jer 31:15), Yesus kembali keNazaret (2:23; prophets) dan perpindahan mendadak keKapernaum (4:14; Isa 9:1-2), pelayanan penyembuhan (8:17; Isa 53:4), pelayanan terhadap orang non-yahudi (12:17; Isa 42:1-4), mengajar dengan perumpamaan (13:35; Mazmur 78:2), perjalanan kemenangan (21:4; Zech 9:9), penghianatan sampai penyaliban (26:56; prophets), dan masalah 30 uang perak (27:9; cf. Zech 12:11-12; Jer 18:1-4; 19:1-3) semua digambarkan oleh Matius sebagai pemenuhan nubuat PL. Sepertinya seluruh kehidupan Yesus sudah diketahui dalam PL sesuai dengan Firman Tuhan.

      2D. Yesus sebagai “The Son of Man”
      1E. Daniel 7:13-14

      7:13 “Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

      7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

      2E. Mark 8:31; 9:31; 10:33

      8:31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari .

      3E. Matius 24:30

      Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya

      4E. Kesimpulan

      Yesus memiliki banyak gelar (cf. Yohanes 1), tapi secara khusus Dia menggunakan “Anak Manusia” Kata itu hanya digunakan oleh Yesus sendiri dan belum pernah oleh orang lain dalam gereja mula-mula (seperti yang ditulis dalam Kisah dan surat-surat) untuk menyebut namaNya (cf. Kisah 7:56). Tandanya datang dari Daniel 7:13-14 dan digunakan secara terbatas diantara orang Yahuni pada masa Yesus (cf. 1 Enoch; 4 Ezra). Inilah alasan mengapa Dia memilih ini daripada “Christos” (Messiah) yang mengandung banyak arti politik. Yesus bisa menggabungkan baik motif pelayan yang menderita seperti dalam Yesaya (Isa 53) dan keagungan dalam Daniel 7:13-14. Dengan cara ini dia bisa menangkap baik kedatanganNya yang sekarang (Mark 8:31) juga kedatanganNya yang kedua kali dalam satu petunjuk (Matt 24:30).5 Maksudnya bagi kita adalah Dia melihat Firman untuk mengerti identitas dan misiNya.

    2C. PelayananNya

      1D. Pandangan Kristen Terhadap Alkitab6
      1E. Yohanes 10:34-35

      10:34 Kata Yesus kepada mereka: Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

      10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan -

      2E. Kesimpulan

      Apa yang ingin Yesus maksudkan melalui Mazmur 82:6 adalah bahwa jika Tuhan menunjuk mahluk lain atau malaikat sebagai “allah”, kenapa orang Yahudi menuduhNya menghujat kalau Dia menyatakan diri sebagai Anak Allah sebab Firman tidak bisa salah. Dia pergi dari Bapa, dikirim kedunia dan menjalankan hubungan yang khusus pada Bapa. Apa yang dimaksud disini adalah untuk mengenali dan menghargai pandangan Yesus yang sangat menghormati kebenaran Alkitab. Bagi Dia itu tidak bisa “dihancurkan”

      2D. Tujuan PelayananNya
      1E. Matius 5:17-20

      5:17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

      5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

      5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

      5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga

      2E. Kesimpulan

      Ada banyak pertanyaan menarik seputar interpretasi bagian Alkitab ini tentang seluruh pelayanan Yesusdan hubungan PL dan PB. Kita tidak bisa menjelaskan semua pertanyaan itu disini, tapi mungkin cara terbaik menghargai ayat ini adalah sbb: (1) Ay. 17 menunjuk pada pengajaran dan kehendak Yesus yang memenuhi hukum taurat dan para nabi dimana “hukum taurat dan para nabi” dilihat dari kemampuan mereka melihat kedepan. Yesus memenuhinya sebagai Mesias yang dimaksud. Keseluruhan bagian Alkitab ini diwarnai oleh penggunaan kata “pemenuhan” yang memiliki hubungan eskatologi dan kerajaan yang penting dalam Matius7; (2) Ay. 18 memperlihatkan masalah lain. Sepertinya memperbesar apa yang dikatakan Yesus dalam Ay. 17 dan menunjukan pada Matius bahwa hukum yang diinterpretasikan dan dipenuhi oleh Yesus akan tetap berdampak selamanya; (3) v. 19 menunjuk pada perintah hukum taurat dan para nabi dalam PL yang diinterpretasi serta dilakukan oleh Yesus, dan (4) Ay. 20 menunjuk pada tuntutan sempurna dari hukum taurat, sebagai contoh, dalam 5:21-48.

      Untuk kita, kita memperhatikan pandangan Kristus yang sangat menghargai Firman Tuhan dalam bagian Alkitab ini. Dia menghargai seluruh pelayananNya dengan Firman Tuhan dalam PL dan memenuhinya. Dengan ini Dia konsisten bersama dengan orang suci dalam PL yang juga sangat menghargai Firman Tuhan.

      3D. Pembelaan Terhadap PelayananNya
      1E. Yohanes 5:37-40

      5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

      5:38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.

      5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

      5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu

      2E. Kesimpulan

      Yohanes 5:31-47 terlihat seperti gambaran penghakiman dari PL seperti dalam Yesaya 43:8-13. Yesus memberikan beberapa pembelaan terhadap pernyataanNya. Termasuk: (1) pengakuan dari Bapa (vv. 32, 37) yang meneguhkan kesaksian ini: (2) Yohanes the Baptist (vv. 33-35); (3) karya Yesus yang diberikan Bapa untuk diselesaikan (v. 36); (4) Alkitab (vv. 37-40), dan Musa sendiri (vv. 45-47). Sekali lagi Yesus mengatakan bahwa hidup dan pelayananNya ada dalam Alkitab dan Alkitab menunjuk pada Dia serta mereka yang membacanya dengan benar akan datang padaNya supaya hidup. Bagi Yesus, membaca Alkitab untuk bisa mengenal Dia sangat penting dalam kehidupan orang Kristen.

      4D. Dasar Ajaran Rohani dan EtikaNya:: Shema dari PL
      1E. Mark 12:29-31

      12:29 Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

      12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

      12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

      2E. Kesimpulan

      Dasar pengajaran etika Yesus datang dari PL, dimengerti dan dijelaskan oleh Dia. Menjawab pertanyaan guru hukum taurat, Yesus memberikan 2 perintah tidak hanya satu. Perintah ini datang dari Ulangan 6:4-5 dan Imamat 19:18. Dikenal bersama dengan Bilangan 13:37-41 sebagai Shema dalam liturgy Ibrani. Shema adalah arti penting dari “mendengar” orang Ibrani dan nama itu diambil dari kata pertama dalam Ulangan 6:4. Sekali lagi, Yesus mengerti hidup kita dibimbing oleh hal yang ada dalam PL ini.

    3C. Pencobaan dan Peperangan RohaniNya

      1D. Matius 4:1-11

4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.

4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.

4:4 Tetapi Yesus menjawab: Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,

4:6 lalu berkata kepada-Nya: Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.

4:7 Yesus berkata kepadanya: Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!

4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,

4:9 dan berkata kepada-Nya: Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.

4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!

4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

      2D. Kesimpulan

Pengalaman puasa dan cobaan Yesus sejalan dengan apa yang dialami bangsa Israel di padang (cf. Ulangan 8). Tapi kalau mereka gagal, Yesus berhasil dalam ujian. Cobaan pertama adalah memerintahkan batu menjadi roti (4:4) adalah cobaan bagi Yesus untuk menggunakan kuasa diluar misiNya. Seperti yang dikutip dalam Ulangan 8:3 bahwa manusia tidak hidup dari roti saja tapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah. Pencobaan kedua (4:6), Setan mengutip Mazmur 91:11-12 (janji pemeliharaan Allah) dan menggunakannya dengan salah, untuk mencobai Yesus. Sekali lagi Yesus menjawab dengan mengutip Ulangan 6:16: “jangan mencobai Tuhan Allahmu.” Cobaan ketiga dan yang terakhir adalah setan mendorong Yesus tunduk kepada dia.gambaran yang kontras dalam 3:17. Dia harus tunduk dan menyembah setan sebagai upahnya akan diberikan semua kerajaan dunia. Yesus kembali mengutip Alkitab. Kali ini, Ulangan 6:13: “engkau harus menyembah Tuhan Allahmu dan hanya kepada Dia saja engkau berbakti.” Yesus tidak akan menyembah kerajaan dunia. Semua akan diberikan kepadaNya pada waktunya ketika dipenuhinya misi Tuhan untuk menderita. Yesus memberikan kepada kita teladan mengenal dan mentaati Firman Tuhan sehingga kita taat pada Yesus dan menikmati kemenangan dalam pertempuran kita melawan kuasa kegelapan (cf. 2 Cor 10: 5; Eph 6:17).

    4C. KematianNya, KebangkitanNya, dan Pemberitaan Injil

      1D. Lukas 24:44-47

24:44 Ia berkata kepada mereka: Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.

24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

24:46 Kata-Nya kepada mereka: Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

      2D. Kesimpulan

Dalam ayat ini Yesus menyatakan bahwa penderitaan dan kebangkitanNya dan pemberitaan injil keseluruh bangsa ditulis dalam PL. Dan PL adalah Firman Tuhan bukan hanya pikiran manusia maka harus dipenuhi.

    5C. Kedatangan Kedua Kali, Penghakiman, dan PemerintahanNya

      1D. Matius 24:30; 25:31-32

24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-

25:31 Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing.

      2D. Kesimpulan

Bagian Alkitab ini didasarkan pada Daniel 7:13-14 dan Yesus mengerti kedatangan, penghakiman, dan pemerintahanNya dalam terang nubuat Daniel tentamg “seorang seperti Anak Manusia.” Sekali lagi kita menemukan Dia menggunakan Firman untuk mendefinisikan baik pekerjaan dan cara kita sebagai pengikut harus berpikir tentang Dia.

3B. Teladan dari Gereja Mula-Mula dalam Kisah Para Rasul

    1C. Pembentukan dan Identitas Mereka

      1D. Kisah 2:17-21

2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

2:19 Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.

2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.

2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.

      2D. Kesimpulan

Kutipan Petrus dari Yoel 2:28-32 menunjukan bahwa dia mengerti asal dan identitas gereja menurut PL. Bagi dia gereja adalah komunitas yang dibentuk oleh kedatangan dan karya Roh Kudus yang dijanjikan. Meliputi pemberian karunia menagajar, tidak hanya kepada beberapa orang pembicara dalam umat Tuhan, tapi bagi pria dan wanita, orang merdeka dan juga budak. Semua akan menikmati karunia ini kata Petrus, dan banyak yang akan menerima visi dan mimpi. Karya baru dari Tuhan ini dalam pikiran petrus dihubungakan dengan hari Tuhan dan waktu dimana orang yang memanggil nama Tuhan akan diselamatkan.

    2C. Persekutuan dan Berkat Mereka (Kisah 2:42; 17:11)

      1D. Kisah 2:42

Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

      2D. Kesimpulan

Gereja mula-mula mempertahankan komitmen pengajaran para rasul, karena mereka yang bersama dengan Yesus dan sejak Pentakosta menunjukan kuasa karya Roh Kudus. Persekutuan mereka satu sama lain ditunjukan oleh focus pengajaran rasul. Dijelaskan kepada mereka siapa mereka sebenarnya. Pengajaran dari rasul pasatu memasukan tradisi asal, pelayanan, kematian dan kebangkitan serta kenaikan Yesus dari Nazaret juga arti keselamatan dan hidup menyenangkan Tuhan. Kita juga harus memberikan diri kita pada ajaran para rasul yang sekarang dalam bentuk Alkitab.

    3C. Misi Mereka

      1D. Kisah 3:25

3:25 Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.

      2D. Kesimpulan

Petrus, sebagai wakil gereja mula-mula mengerti misi mereka sesuai dengan Kejadian 12:3; 22:18, dan 26:4 dan perjanjian Tuhan dengan Abraham. Bagi saya Petrus pada saat itu tidak benar-benar mengerti signifikansi tawaran injil secara universal (see Kisah 10-11), dia mengambil petunjuk bagi misi gereja dari tulisan PL ini. Lihat juga penggunaan Ulangan 18:15, 18-19 dalam Kisah 3:22.

    4C. Tujuan Mereka

      1D. Kisah 3:19-22

3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

3:20 agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

3:21 Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.

3:22 Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.

      2D. Kesimpulan

Kedatangan Kristus, tujuan gereja, dan pengangkatan semua orang disebut pemulihan semuanya. Kata “pemulihan” mengingatkan para nabi dan keselamatan eskatologi bangsa Israrel (see Kisah 1:6; Jer 15:19; 16:15; 24:6; 50:19; Ezek 16:55; Hos 11:11). Dalam rangka menjelaskan masa depan, Petrus melihat Firman, dari nabi suci Tuhan.

    5C. Contoh dari Berea

      1D. Kisah 17:11

Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

      2D. Kesimpulan

Orang Yahudi di Berea sangat dipuji oleh Lukas. Mereka teladan karena mereka mendengar apa yang dikatakan Paulus dan menerima berita injil dengan sangat, tapi kemudian mereka membandingkannya dengan PL. Jika kita juga punya pikiran yang baik maka kita juga akan menguji semuanya dengan Firman Tuhan.

4B. Teladan Para Rasul dan Gereja Mereka

    1C. Otoritas Para Rasul

      1D. 1 Cor 14:37-38/2 Petrus 3:16/Efesus 2:20

14:37 Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.

14:38 Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.

      2D. Kesimpulan

Paulus dalam perselisihannya dengan orang Korintus, lebih dari sekali mengingatkan mereka otoritas yang diberikan Tuhan kepada dirinya dan mereka harus tunduk. Jika mereka menolak otoritas pengajaran Paulus, mereka juga akan ditolak. Jika kita menolak ajarannya, kita juga akan ditolak oleh Tuhan sendiri.8 Sebaliknya, mereka yang menyatakan diri berkarunia rohani, akan mengenali otoritas yang diberikan Tuhan kepada Paulus; dia memang jurubicara Tuhan bagi orang Korintus (2 Cor 5:20), penerima wahyu yang baru (cf. Eph 3:5), dan juru bicara Tuhan bagi kita juga. Pengajarannya dihargai oleh gereja sebagai Firman Tuhan.

    2C. Penekanan Mereka akan Firman Tuhan

      1D. Roma 15:4

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

      2D. 1 Tesalonika 2:13

Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi--dan memang sungguh-sungguh demikian--sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.

      3D. 2 Tim 3:14-17

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (cf. Kisah 20:32).

      4D. Yakobus 1:21-25

1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.

1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

      5D. 1 Petrus 2:1-3

2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

      6D. Kesimpulan

Ada banyak teks lain yang bisa kita pilih disini. Walaupun begitu ini sudah cukup untuk menunjukan Firman Tuhan diberikan untuk memberikan kita kuasa, ketahanan, dan harapan (Rom 15:4). Karya Tuhan dalam kita orang percaya dan memampukan kita untuk meneladani karakter Tuhan didalam penyiksaan. (1 Thess 2:13). Firman Tuhan juga mampu menyelamatkan kita, melatih kita dalam kebenaran, dan mempersiapkan kita untuk masuk kedalam pelayanan bagi Tuhan. Dengan kata lain, Firman Tuhan yang menyucikan kita, seperti pada bangsa Israel, dan memperlengkapi kita untuk pelayanan (2 Tim 3:14-17). Yakobus juga berkata bahwa Firman menyelamatkan jiwa kita dan harus ditaati kalau tidak ingin jatuh kedalam kegelapan rohani dan penipuan. Tapi jika taat membawa berkat (Yakobus 1:21-25). Akhirnya, melalui pernyataan Petrus bahwa Firman Tuhan memberitahukan kepada kita siapa Tuhan. Hal ini tentu saja sesuai dengan apa yang diajarkan Yesus (Yohanes 6:63; 17:17).

5B. Teladan Para Martir dalam Wahyu

    1C. Wahyu 1:2, 9; 6:9, 20:4

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. (6:9). The reader is encouraged to look up the other verses listed here to see the pattern Yohanes was painting for his readers.

    2C. Wah 3:8, 10

    “Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

    3C. Kesimpulan

    Maksud utama dari semua ayat ini adalah orang Kristen bisa mengharapkan tantangan dalam menjaga Firman Tuhan, seperti memegang Injil dan kehidupan yang menyenangkan Dia. Dalam banyak kasus tantangan ini bisa membawa kematian, seperti yang dijelaskan Yohanes. Sebaliknya Tuhan memerintahkan gereja di Filadelfia untuk menjaga Firman Tuhan dan tidak menyangkal Kristus.

6B. Kesimpulan dari Pengajaran Alkitab

    Apa yang bisa kita simpulkan tentang kedudukan Firman Tuhan dalam hidup orang Kristen dari penyelidikan yang singkat ini? Ada beberapa hal: Itu menjelaskan keselamatan kita dan bagaimana kita menjadi orang Kristen. Itu mengarahkan kita pada identitas kita dalam Kristus dan Misi yang diberikan Tuhan bagi kita. Itu memberikan berkat yang direncanakan Tuhan bagi kita dan memberitahukannya. Itu menyediakan kuasa, ketekunan, dan harapan dalam kehidupan Kristen untuk melayani dalam kerajaanNya

    Semua ini bisa disimpulkan dalam 4 kata penting: Pertama, kita bisa mengatakan bahwa Firman Tuhan berotoritas dalam iman dan praktek. Ini adalah Firman Tuhan bagi kita untuk menunjukan pada kita bagaimana hidup dalam persekutuan dengan Dia dan menyenangkan Dia dalam hidup kita. Gagal mengenal hal ini membawa penghakiman. Kedua, Kita bisa katakana bahwa Firman Tuhan cukup untuk pengudusan kita dan pelayanan bagi Tuhan (2 Tim 3:14-17). Ketiga, kita bisa katakan bahwa Firman Tuhan perlu bagi keselamatan, penyucian, dan pemuliaan kita. Itu diperlukan untuk semua pikiran dan tindakan dan tanpa itu kita tersesat dalam kegelapan (Mazmur 119:105). Keempat, kita bisa katakan bahwa walaupun ada kesulitan dalam menginterpretasikan Firman Tuhan, sangat jelas mengajarkan tindakan penyelamatan dalam Kristus dan kebutuhan kita untuk bertobat dan iman. Respon kita kemudian terhadap otoritas, kecukupan, dan kejelasan, harus dibaca, dipelajari, direnungkan dan didoakan serta dilakukan. Tujuan utama kita adalah mengenal Dia melalui FirmanNya dan taat apa yang diperintahkan, walaupun ada tantangan dari dunia dan ibliss.


1 Tema anugrah Allah dalam memilih, memanggil, dan menyelamatkan Abraham sangat jelas. Tentu saja kedaulatan pengampunan, anugrah, dan berkat adalah tema utama dalam kitab Kejadian, sebagai contoh, dalam syarat korban pengganti untuk manusia (Gen 3:21) dan penyelamatan Nuh dan keluarganya. Terdapat banyak kesamaan antara pemanggilan Nuh dan Abraham – kesamaan yang menunjukan anugrah Tuhan dan kuasa FirmanNya dalam kehidupan mereka. Dalam kedua kasus panggilan Tuhan datang ditengah-tengah penghakiman dan melibatkan Tuhan berbicara kepada mereka (8:15; 12:1) dan memanggil mereka keluar dari situasi mereka (8:16; 12:1). Sebagai respon, keduanya memuji dengan mendirikan perahu (8:20; 12:7) dan berkat datang melalui Firman, sekarang ditulis bagi kita (9:1, 9; 12:1-3).

2 Bagian ini bisa diambil secara kolektif untuk menunjuk bangsa keseluruhan atau sendiri untuk menunjuk Mesias. Keduanya sama. Dalam pelayanan kepada non yahudi, juga merupakan tanggung jawab orang Yahusi – tanggung jawab yang hanya dilakukan oleh Yesus sebagai Yahudi secara keseluruhan (Lukas 2:32) dan dinyatakan oleh Paulus dan diambil sebagai mandat (Kisah 13:46-47). Siapapun yang memiliki pengetahuan akan Tuhan harus membagikannya, jangan menyembunyikannya (Matt 5:14-16).

3 Gambaran “berjalan” mengambil ide hubungan yang dilihat dalam cerita patriarchal. Enoch, Nuh dan Abraham semua berjalan dengan Tuhan (Gen 5:22; 6:9; 17:1). Disini dikatakan bahwa Tuhan berjalan bersama diantara umatNya. Kita bisa pikir Kristus yang sudah dimuliakan berjalan diantara gerejanya dalam Wahyu 2-3.

4 Imamat 26 bisa disingkat (1) berkat (26:3-13); (2) kutukan “7 kali lipat” (26:14-39), dan harapan pemulihan (26:40-45). Berkat termasuk hujan, tanah yang baik dan kondisi pertumbuhan, damai, dan kehadiran Tuhan diantara mereka. Kutukan termasuk hasil yang buruk, hama, kekalahan dalam perang, binatang liar, perang, penyakit, dan akhirnya pembuangan.

5 Untuk diskusi singkat akan gelar “Anak Manusia” hubungi, I. H. Marshall, “Son of Man,” in Dictionary of Jesus and the Gospels, ed. Yoel B. Green, Scot McKnight, and I. Howard Marshall (Downers Grove, IL: InterVarsity, 1996), 775-81.

6 Untuk diskusi lebih lanjut tentang pandangan Kristus terhadap Alkitab lihat Yohanes W. Wenham, “Christ’s View of Scripture,” in Inerrancy, ed. Norman L. Geisler (Grand Rapids: Zondervan, 1980), 1-36.

7 Lihat diskusi kita pada IA. 2B. 1C.. 1D

8 Dalam 14:38 maksud Paulus mungkin mereka yang tidak mengakui otoritasnya akan dibiarkan oleh Paulus, anggota gereja Korintus, gereja lain, bahkan mungkin Tuhan.

Related Topics: Bibliology (The Written Word), Spiritual Life